- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Belakangan, shinta yang merupakan ibu
dari 2 orang anak, yang tinggal di Desa Gayam Kecamatan panggul
Kabupaten Trenggalek itu kerap tidak ada dirumah, saat dicari para
anggota arisan bahkan suami shinta Muhamad Endi Jauhari sendiri seakan
tidak bertanggung jawab dengan olah sang istri bahkan uang setoran
anggota yang mendapat giliran menarik tersebut juga di gelapkan oleh
shinta.
Karena merasa telah ditipu shinta sejumlah anggota arisan akan membuat laporan pengaduan ke polsek setempat .
Salah satunya Siti 35 tahun ibu rumah
tangga warga Desa wonocoyo Kecamatan panggul, “Ya, saya salah satu
korbannya, uang saya ada beberapa juta digelapkannya. Makanya saya dan
teman teman akan membuat laporan jelas siti saat ditemui wartawan di
rumahnya selasa 24/09/2019.
Kata siti, dia pun ikut masuk anggota
arisan yang dikelola shinta sejak dua tahun yang lalu. “Saya ikut
kelompok peserta yang kerugian sata hampir lima juta makanya kerugian
saya banyak mengingat uang segitu sangat berharga bagi kami di samping
itu masih banyak korban korban ungkapnya dengan nada kesal.
Menurut siti, setidaknya ada puluhan
anggota arisan yang menjadi korban penipuan oleh istri oknum kepala
sekolah tersebut. “Dan kalau ditotal, uang kami dari peserta arisan yang
digelapkannya itu kurang lebih mencapai 50 juta jelasnya.
Lain lagi dengan korban Nofita 30 tahun
yang mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 1,5 juta. “Karena saya atas
nama saya dan anak saya, makanya sampai 1,5 juta kerugiannya,”ungkapnya.
Kata Nofita dia dan sejumlah korban
lainnya sempat mendatangi suami shinta Tujuannya, untuk meminta
pertanggungjawaban. “Tapi suaminya shinta yang bertugas sebagai kepala
sekolah swasta itu seakan juga nggak mau tanggung jawab.
lanjut nofita mengatakan bahwa, arisan
itu diduga berkedok penipuan. Meski berstatus teman, nofita dan anggota
lainya tetap berniat melanjutkan permasalahan tersebut hingga ke jalur
hukum “Kita bukan lagi persoalan dibayar atau tidaknya, tapi dia sudah
kita kasih waktu berulang kali. Tapi sampai sekarang tidak ada itikat
baik,” ungkap Nofita. Menurut Nofita inisiatif melapor bukan hanya
dirinya melainkan dari anggota lain pungkasnya.
Bratapos.com – Di duga istri seorang
oknum kepala sekolah MI Nurul Huda Ngrencak 1 di salah satu sekolah
swasta yang ada di kecamatan panggul kabupaten trenggalek di duga
melakukan penipuan dan penggelepan uang arisan mencapai puluhan juta
rupiah, seorang wanita Ibu rumah tangga shinta Warga desa Gayam RT 11 RW
04 dusun tlagi yang merupakan istri oknum kepala sekolah akan di
laporkan Anggota arisan ke pihak berwajib.
Informasi dihimpun bratapos aksi
penipuan dan penggelapan itu berawal saat shinta mengajak puluhan warga
untuk membentuk arisan berkisar 2 tahun lalu.
Ketika itu, shinta pun terpilih sebagai
ketua arisan yang mengkoordinir dan menyimpan uang atau uang simpanan
puluhan anggota yang ditarik oleh pelaku secara bergantian setiap
bulannya.
Kelompok arisan yang dibentuknya itu pun
bervariasi, ada yang satu orang memakai beberapa nama bahkan satu orang
ada yang 3 lot atau tiga nama dengan nominal ratusan ribu perbulan
hingga kelompok jutaan perbulan.
Reporter : yanto
Editor / Publisher : zai
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar